Quote

“I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best.” Marilyn Monroe
Diberdayakan oleh Blogger.

Enjoy it

Jumat, 12 April 2013

Kamu Dimana?

 


  Ini ceritaku, cerita cinta yang saat ini menghantuiku. Yaps kemarin tepat 6 minggu kita lostcont, kamu sadar? sepertinya tidak, kalaupun sadar mungkin kamu ga peduli dan membiarkan aku terhantam badai sepi. Dan sekarang, aku mencoba memposting ini di hari pertama pada minggu ke 6.
Ingatan itu masih lekat diotakku, 6 minggu 1 hari yang lalu, saat dimana 2 insan bertemu setelah sekian lama hanya menyapa secara tak langsung, terpisah jarak. Ya, kamu dan aku. kita bertemu, untuk yang pertama kalinya. Kita saling menyapa, yang beda hanya jarak yang hilang diantara kita, aku bisa melihatmu walau mungkin hanya selang 1 jam, aku berharap ingatan itu tak habis digerogoti kenangan indah lainnya. Aku tak banyak bicara, aku takut, bila ucapanku salah, akan mengubah semua situasi, merusak momen yang kita tunggu. Tuhan, aku senang bisa melihat orang yang selalu ada disaat saat yang aku butuhkan, bukan hanya senang, entahlah aku tak bisa mengungkapkannya lagi, hanya aku dan Tuhan yang merasakannya.
Kau memang tepat, selalu tepat menyapaku saat aku sendiri, saat aku mendekam diri dikamar memandangi sunyi. Esoknya aku berharap kau menyapaku lagi, mungkin aku terlalu menggenggam erat harapan itu, kamu hilang, sebelumnya aku berpikir mungkin kamu sedang sibuk. Sial, lagi-lagi jarak. Aku tak bisa melihatmu, apa yang sedang kamu lakukan, apa yang sedang kamu pikirkan dan akupun tak tahu siapa yang sedang berada dihapanmu. Aku memang bukan orang yang akan selalu ada disampingmu, aku bukan Roqib ataupun Atid. Aku hanya perempuan yang berharap kamu peka kalau ada perempuan yang menunggu sapaanmu. 

2 minggu pun berlalu, kau tetap tak mengabariku, led hijau tosca yang selalu kutunggu, private message yang bisa langsung mengubah mood-ku seketika, sekarang hanya meninggalkan bekas, bekas yang sudah tak terpakai, bekas yang sudah lusuh karna sang pemilik tak datang dan tak kembali. Aku bertanya-tanya. Kamu dimana?
Dengan hati dongkol, aku mencoba men-stalking twittermu, aku mengetik usermu di tab search kutekan enter, tak lama muncul namamu di search result, ku buka profilemu, dan memulai mengutik tweet-tweetmu untuk sekedar mengetahui perkembanganmu. walaupun sebenarnya lebih dari hanya sekedar. mention per mention ku perhatikan, sampai mataku tertuju pada mentionmu dengan perempuan itu. Itu hanya perempuan biasa kupikir, jadi tak ada salahnya aku mengklik view conversation. mentionan kalian tak biasa, aku bisa merasakannya, itu bukan sekedar mention biasa, kamu seakan-akan mencoba untuk mendekati wanita itu. Ya, aku tahu itu. Banyak sekali mentionan kalian, kurasa mentioan kita kalah dengan mentionan kamu dengannya. aku merasa terhempas, sekejap jemariku kaku, ragaku seakan terbang, aku terdiam kelu, tangisku pecah, 
tangan kiriku refleks menutupi mulut, tak ingin orang rumah mengetahui rasaku sekarang. Isakan tangis memenuhi atmosfer kamarku,  aku tak sanggup berkata. Tuhan, apa dia melupakanku? apa dia berhasil mencari 'yang lain' ? apa arti semua ini? apa arti sapaan yang dari dulu aku jawab, yang dari dulu sapaan itu berhasil menghilangkan racun penoreh luka. Apa dia benar-benar pergi? Apa dia benar-benar melupakan aku? Sekarang aku tersadar, Tuhan, aku benar-benar mencintainya.
Esok paginya, tak seperti biasa, aku benar-benar malas untuk sekolah, jangankan sekolah, menginjakkan kaki ke lantai saja aku sudah menyerah, saat ini aku hanya bisa berharap fakta kemarin yang kulihat hanya mimpi buruk semata. Tapi aku tahu itu bukan mimpi, dengan ogah-ogahan aku berdiri, didapati cermin dihapanku, disitu aku melihat sepasang mata dementor yang bengkak tak karuan. oke mungkin berlebihan, tapi ya ini yang dinamakan patah hati.
Sejak saat itu aku tak berani lagi untuk menghadapimu, menghadapi takdir yang mengubah sifat kamu dan merempas ingatan indah aku. Disini, aku hanya bisa meratap, kembali aku merenung dikamar dalam sunyi yang menggandrungi, tanpa kamu. Rasa sedih, kalut, menyesal, dan berusaha untuk tegar sekarang menimpaku. Kini, aku hanya bisa menjadi secret admirer, yang hanya dapat mengetahui perkembanganmu melalui jaringan-jaringan yang ada. berbagai Soundcloud bang Oka (@landakgaul) selalu kuputar dan menjadi most played di playlistku. Bang Oka, dia sangat mengerti bagaimana menjadi -orang yang sepertiku- hanyut dalam kata-katanya, hanyut dalam ucapannya, dan kuakui aku sangat terhanyut. Tak lupa lantunan Christina Aguilera - Hurt,  just only repeat this suck song. Sungguh, lirik itu sangat menggambarkan apa yang sedang aku alami, aku mau kamu kembali, kembali menjadi kamu yang dulu, walau hanya sebatas TEMAN.

Aku masih ingat aku pernah dengan nekat menyuruhmu untuk mendengarkan ini, bukan? apa kamu sudah mendengarnya? lihat saja liriknya, dan aku harap kamu akan mengerti :)


Seems like it was yesterday when I saw your face
You told me how proud you were but I walked away
If only I knew what I know today


I would hold you in my arms
I would take the pain away
Thank you for all you've done,Forgive all your mistakes
There's nothing I wouln't do
To hear your voice again
Sometimes I want to call you but I know you won't be there


I'm sorry for blaming you for everything
 I just couldn't do
And I hurt myself by hurting you

Somedays I feel broke inside but I won't admit
Sometimes I just want to hide 'cause it's you I miss
You know it's so hard to say goodbye when it comes to this

Would you tell me I was wrong?
Would you help me understand?
Are you looking down upon me?
Are you proud of who I am?
There's nothing I want to do
To have just one more chance
To look into your eyes and see you looking back

I'm sorry for blaming you for everything 
I just couldn't do
And I've hurt myself

If I had just one more day, I would tell you how much that
I've missed you since you've been away

Oh, it's dangerous
It's so I'm afraid to try to turn back time

I'm sorry for blaming you for everything 
I just couldn't do
And I've hurt myself



By hurting you