Loyola berasal dari Filipina dan keikutsertaan mereka di Piala Singapura musim ini berstatus sebagai tim undangan, seperti halnya empat tim lain dari kawasan Asia Tenggara. Tim yang diperkuat Phil dan James Younghusdband ini berhasil melaju hingga babak empat besar sebelum dihentikan Tampines Rovers dalam dua laga. Pada perebutan tempat ketiga, Minggu (28/10), Loyola harus mengakui keunggulan Gombak United, 4-0.
Meski kecewa mengalami kekalahan, Younghusband bersaudara mengatakan mendapat pelajaran positif dari partisipasi Loyola di Piala Singapura.
"Pada saat ini jelas kami sangat kecewa karena mengalami kekalahan. Kami sangat ingin merebut medali perunggu," ujar Phil dilansir ESPN Star.
"Tapi saya rasa begitu kembali ke Filipina dan mencerna semua pengalaman ini, semua pemain akan mengangapnya sebagai pengalaman yang bagus."
James setuju dengan pendapat saudara kembarnya itu.
"Semuanya soal rencana jangka panjang dalam mengembangkan sepakbola Filipina. Partisipasi kami di Piala Singapura jelas menguntungkan," imbuhnya.
"Bermain di Singapura membantu kami mengenal satu sama lain, terutama karena kami terhitung klub yang masih muda dan itu terlihat di atas lapangan."
"Kami tak terbiasa menghadapi tim seperti Gombak. Mereka lebih rapi dan tahu apa yang mereka ininkan. Mereka pantas menang."
Loyola kini fokus pada penampilan di United Football League (UFL) Cup, kompetisi domestik Filipina, yang sedang berjuang lolos dari Grup C untuk melaju ke perempat-final. Sementara itu, Piala Singapura dijuarai oleh SAFFC setelah mengalahkan Tampines 2-1 di final.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar